Kisah Hidup; Perjalanan Mencari Jati Diri


Ini adalah suatu pengalaman penulis sejak kecil. bagaimana penulis menjalani hidup dengan keterbatasan materi yang walaupun itu sudah dirasakan dari kecil hingga dewasa.

Kisah Hidup; Perjalanan Mencari Jati Diri


Cerita ini adalah awal mula dari kisahku. Berawal dari cerita masa kecilku, yang menurut cerita bahwa saya dilahirkan pada hari jumat tepat selesai kaum adam melaksanakan shalat jumat mereka. Pada saat itulah saya mulai melihat dunia baruku.

Masa Anak-anak

Hingga menginjak usia sekitar 1 tahun sang bapak meninggal dunia dengan penyakit yang dideritanya sudah hampir setahun. Pada saat umur itulah saya telah mendapatkan title sebagai Anak Yatim. Singkat cerita saya telah memasuki masa – masa anak yang suka bermain. Mainanku pun tidak sebagus dengan anak – anak lainnya. Tapi masih terasa mainan pembelian orang tua saya dulu itu masih terasa sekali bagaimana saya mempermainkan mainan semasa kecil saya ini.

Jika saya akan bercerita tentang jenis mainan saya. Mungkin sebagian pembaca kisah ini akan tertawa jika membaca artikel ini. Bagaimana tidak mainan saya tidak seperti kebanyakan mainan anak laki – laki lainnya.

Saya memiliki mainan mobil – mobilan yang tidak seberapa, ukurannya pun sangat mini. Saya pernah memiliki pistol mainan 1 kali ukurannya juga sangat mini. Hingga kebanyakan mainan saya adalah Boneka. Why boneka? Bukan kah itu mainan perempuan?, boneka adalah jenis mainan paling banyak yang saya maini.

Saya melihat jenis mainan boneka bukan hanya dimaini oleh kalangan wanita saja tapi laki-laki juga bisa. Saya tidak pandang bulu dengan jenis mainan, hingga sampai saat ini kebiasaan tidak memandang bulu sesuatu saya bawa ke jenis usaha saya. Saya tidak memandang bulu jenis usaha yang saya jalani yang penting halal dan menjanjikan.

Saya pernah menulis pengalaman saya di blog pribadiku jumadil-awal.com, tentang usaha kain flannel, dan itu adalah salah satu usaha saya. Memang saya tidak memandang bulu sesuatu yang saya jalankan asalkan itu benar dan baik.

Masa Awal Pendidikan

Lanjut di masa awal pendidikanku, pada saat masa awal pendidikanku saya pertama menginjak pendidikan SD yaitu pendidikan madrasah ibtidayah. tanpa melalui TK. Ya karena memang pada masa itu pendidikan TK belum ada didirikan.

Pada waktu itu masa pemerintahan Soeharto, jadi paling senang kalau setiap hari jumat selalu ada pembagian bubur gratis. Hari yang paling saya sukai waktu adalah hari jumat, karena itu tadi kita selalu makan gratis yang enak – enak. Semenjak saya masih kelas 1 SD , saya pernah mendapatkan rangking pada semester pertama tapi rangking 8 dari belasan siswa. Rangking yang paling tinggi yang pernah saya raih pada saat itu adalah rangking 4.

Saya masih ingat pada saat pemerintahan soeharto setiap tahun selalu ada pembagian antibiotic, entah itu dalam bentuk suntikan atau dalam bentuk kapsul antibiotic. Yang paling saya takuti itu adalah pemberian suntikan biasanya saya paling keras nangisnya kalau selesai disuntik. Makanya sampai sekarang saya paling takut disuntik. Tapi hasil pembagian antibiotic itu membuat kami terasa sehat sampai sekarang.

Masih banyak lagi pengalaman seru saya ketika masih SD. Yang pastinya jaman masih SD itu adalah jaman paling seru dimasa anak – anak. Jaman SD tuh kami belum pernah mengenal tentang cinta – cintaan. Tapi entah kenapa jaman sekarang anak SD sudah ada yang pacaran. Miris jaman sekarang.

Jaman kami dulu tuh jaman paling seru, selain diberi makan gratis, diberi antibiotic gratis (jaminan sehat gratis), sampai bermain seru – seruan bersama teman – teman yang lain. Begitulah jaman masih SD saya dulu.

Masa SMP

Masa – masa saya dulu di SMP ini adalah jaman saya paling banyak mengenal agama, pengajaran dari guru – guru agama dan paling penting orang tua. Saya sangat jarang meninggalkan 5 waktu di masa ini. Hingga saya bertemu beberapa sahabat saya dan bersama – sama belajar agama.

Masih banyak yang akan saya ceritakan di masa ini tapi lain kali saya akan buat khusus pengalaman saya di masa ini.

Masa SMA

Masa SMA, disinilah pertama kali saya merasakan namanya Cinta, rindu, hingga muncul kata Cidaha (Cinta dalam hati). Cie cie ciee, Saya tidak akan menceritakan siapa Cidaha yang saya maksud itu karena memang adalah rahasia pribadi. Tapi semua itu hanyalah Masa Lalu. Yap begitulah masa ini yang menurut kebanyakan orang adalah masa paling indah untuk dilalui. Memang betul masa – masa inilah masa yang paling indah dan seru menurut saya dan sekarang saya sudah Melaluinya dan merasakannya.

Masa Kuliah sampai pengangguran

Kuliah? Masa pendidikan saya yang paling serius, saking seriusnya saya dengan pendidikan saya sering mendapatkan julukan mister cuek. disini pula saya mengenal seorang wanita yang khas and special dalam hidupku. seorang wanita yang terbilang cukup unik dengan gaya yang biasa-biasa, sederhana, baik dan polos. karena itu dia membuat saya nyaman di dekatnya. yah, dia merupakan sebuah motivasi bagi saya. seorang yang umurnya diatas saya tapi sejajar dalam hidupku. inilah masa yang paling bahagia dalam hidupku. wah saya agak malu menjelaskan hal ini, Kita lanjut saya yah ke masa kuliah.

Di kelas, Walaupun IQ saya bukan termasuk IQ diatas rata – rata tapi usaha saya dalam serius belajar pada masa ini ternyata membawa saya untuk belajar di dunia bisnis. Masa kuliah ku memunculkan passion saya sebenarnya dalam dunia bisnis.

Hingga sekarang sampai lulus kuliah saya masih tetap eksis belajar di dunia bisnis, saya tergolong orang yang malas bekerja karena kerjaanku adalah kerjaan pengangguran. Hanya berhadapan dengan internet. Tapi Alhamdulillah semua itu ternyata membuahkan hasil, saya mempunyai penghasilan sendiri dari bisnis internet marketing. Yang membuat saya semakin serius dalam belajar internet marketing.


Jika Anda Ingin Curhat Atau Punya Tulisan Yang Menarik Untuk Di Publish Di Website Ini, Silahkan Kirim Ke boys.madil@gmail.com

2 Responses to "Kisah Hidup; Perjalanan Mencari Jati Diri"

  1. Keingat masa SD ada suntikan n antibiotik gratis sekrg kebiasaan itu dah nggak ada. Mister Cuek n manusia fleksibel :) nice

    BalasHapus
  2. ternyata kamu pernah SD juga ternyata. :D

    BalasHapus