HOME
Home » arti kata kata » Bijak Motivasi » didi petet meninggal » General » Kisah Hidup » Preman Pensiun Episode Terakhir » Kata-Kata Terakhir Didi Petet Dalam Preman Pensiun Episode Terakhir

Kata-Kata Terakhir Didi Petet Dalam Preman Pensiun Episode Terakhir

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Hari ini kita mendengan kabar bahwa aktor kawakan dan senior Didi Petet Meninggal Dunia. Kabar meninggalnya Didi Petet Ini mengagetkan Admin sendiri, dikarenakan Didi Petet Merupakan salah satu Aktor Idola admin yang saya anggap juga punya sederajat dengan Aktor Dedi Mizwar. untuk itu Tim Kitaberbagi.info dalam mengenang Didi Petet maka kami merangkum Kata-Kata Terakhir Didi Petet Dalam Preman Pensiun Episode Terakhir.

Dalam kutipan kata-kata terakhir Didi Petet ini di ambil dari Film Episode terakhir preman pensiun seasion 1. kata-kata terakhir ini mempunyai hubungan dengan kepergian beliau, juga terdapat makna yang sangat mendalam yang bisa kita kenang bahwasanya Didi Petet masih tetap ada di hati para penggemarnya dan jasa-jasanya di dunia perfilman akan selalu menjadi khas tersendiri.

Didi Petet Dalam Preman Pensiun Episode Terakhir

Bagi yang sering menonton Preman Pensiun di RCTI pasti sudah tahu siapa peran didi petet. Didi petet sendiri berperan sebagai Kang Bahar dan dalam episode terakhirnya di preman pensiun. kang bahar berdialog dengan kang mus yang berperan sebagai Epy Kusnandar. kata-kata terakhir ini kami rangkum juga beserta dengan maksud dari kata-kata Didi Petet yang juga merupakan ada motivasi inspiratif darinya. Apabila ada kata yang salah pengertian dari Tim kami, atau ada penggemar yang tersinggung maka kami sangat mohon maaf. kami selaku Tim Kitaberbagi.info juga merupakan penggemar berat dari Didi petet.

Berikut kata-kata terakhir Didi Petet dalam Film Episode Terakhir Seasion 1 Preman Pensiun:
Mulai hari ini muslihat sudah boleh dan bisa mengambil keputusan dan tindakan serta memberikan komando tanpa persetujuan dari saya. Sudah saya berikan kepercayaan sepenuhnya untuk bisa melanjutkan mengurus bisnis ini. sudah..!
Maksud dari kata Didi Petet tersebut bahwa, beliau ingin memberikan kuasa pemeran utama sebagai bos besar kepada muslihat. beliau pasti sudah mengetahui bahwa beliau tidak akan lagi menjadi bos besar di preman pensiun.
Ini batu ada di saya lebih lama dari kamu ikut saya. ini batu biasa, tidak punya khasiat apa-apa. saya menyimpan ini karena saya suka, ini potongan batu dari yang saya pakai. ini buat kamu. mudah-mudahan kamu suka.
Beliau memberikan cincin batu akik ke muslihat, beliau ingin mempertegaskan bahwa batu akik itu bukan untuk digaibkan atau diajaibkan seperti yang terjadi pada masyarakat yang memandang batu akik sebagai Benda yang ajaib dan punya khasiat. Kang Didi Petet hanya percaya kepada Tuhan yang maha kuasa dan bukan kepada Batu Akik
saya mau meninggalkan bisnis ini. karena saya mau menempuh jalan baru. bisnis ini bukan bisnis yang baik tapi bisnis ini tidak bisa saya tinggalkan begitu saja. bisnis ini melibatkan banyak orang, banyak pihak. Dan kalau kita tinggalkan bisnis ini banyak orang yang akan memperebutkannya. bakal terjadi perang bakal banyak yang jatuh korban.
Disinilah mulai kata yang keluar dari mulut Didi Petet yang paling mengharukan. Sekarang kita sudah tahu maksud dari Kang Didi Petet, beliau kini telah menempuh hidup baru, beliau juga memperingatkan kita semua bahwa kita seharusnya saling kerja sama, bukan saling berkuasa dan rakus akan dunia.
kamu bukan tangan kanan saya lagi, kamu keluarga saya. kamu bisa datang kerumah saya kapan saja, untuk menengok saya, kakak kamu orang tua kamu. menengok adik-adik kamu, menengok anak-anak kamu, kinasih, kirani dan kinanti. kamu baru saja menyelesaikan banyak masalah di bisnis ini. saya ingatkan ke kamu ini belum selesai. ini justru baru mulai.
Beliau berpesan bahwa kita semua adalah keluarga beliau, saudara beliau, anak-anak beliau. kita harus mendoakan beliau semoga tenang di alam sana.
Kang Muslihat: kang, saya mau ikut akang menempuh jalan baru.
Kang Bahar: kamu punya jalan sendiri.
Beliau sebenarnya berpesan kita punya jalan masing-masing tapi kita tidak boleh saling bercerai berai. Kita harus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang berguna kepada sesama.

Untuk itu, mari kita doakan kang Didi Petet Semoga beliau tenang di alam sana. dan diterima Di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin. Jika anda penggemar dari Kang Didi Petet harap like dan share kata-kata terakhir kang didi petet. Semoga kita semua menjadi pribadi yang bermanfaat. Terima Kasih.
Tags :

No comment for Kata-Kata Terakhir Didi Petet Dalam Preman Pensiun Episode Terakhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post to Kata-Kata Terakhir Didi Petet Dalam Preman Pensiun Episode Terakhir

tips agar tidak di banned di google adsense

Cara Melindungi Akun Google Adsense Dari Banned

Posted at December 9, 2019

Cara Melindungi Akun Google Adsense Dari Banned – Google Adsense, siapa yang tak mengetahui nama itu. Seluruh blogger pasti telah tak asing lagi dengan... Read More

Foto rental bus

Inilah Cara Ampuh Pemasaran Rental Bus Wisata

Posted at December 7, 2019

Inilah Cara Ampuh Pemasaran Rental Bus Wisata – Jual beli sudah mengalami perkembangan. Dunia digita menjadi salah satu sarana yang bisa mengakomodir kegiatan jual... Read More

Unsur Unsur Yang Ada Pada Film

Unsur Unsur Yang Ada Pada Film

Posted at December 7, 2019

Unsur Unsur Yang Ada Pada Film – adalah hasil karya bersama atau hasil kerja kolektif. Dengan kata lain, proses pembuatan film pasti melibatkan kerja... Read More

Jangan Naik Gunung Sebelum Membaca Ini !

Jangan Naik Gunung Sebelum Membaca Ini !

Posted at December 7, 2019

Jangan Naik Gunung Sebelum Membaca Ini – Akhir-akhir ini, aktivitas mendaki menjadi hobi banyak orang. Dari mulai si kecil sampai dewasa menyenangi olahraga yang... Read More

Mobil Saat Hujan

Baca ini Sebelum Membawa Mobil Saat Hujan

Posted at December 7, 2019

Baca ini Sebelum Membawa Mobil Saat Hujan – Musim hujan datang lagi. Semenjak beberapa hari lalu bermacam kawasan di Indonesia terus diguyur hujan lebat... Read More