10 Tips Membuat Film Pendek

0 265

10 Tips Membuat Film Pendek

8 Tips Membuat Film Pendek – Telah banyak sekali filmmaker di Indonesia yang memperlihatkan keahliannya dalam membuat sebuah film pendek.

Ketika proses membuat film pendek, tak sembarangan lho kita membuatnya. Untuk menjadi seorang filmmaker handal dan professional, kita harus mulai belajar membikin film layaknya seperti membikin film layar lebar.

Tips Membuat Film Pendek

1. Apakah film mu pantas ditonton?

Sebelum semuanya diawali, karenanya sepantasnya kita bertanya: apakah seluruh orang pasti menonton film yang akan kita buat? Jawabnya, tidak.

Artinya tidak seluruh orang pasti akan menonton film kita. Sebelum menulis skenarionya, mari tanyakan terhadap diri sendiri terutama dulu, kenapa orang seharusnya menonton film yang akan kita buat.

Baca Juga : 5 Alasan Kenapa Logo itu Mahal.

2. Jangan mulai produksi tanpa adanya budget

Film, meski simpel tetap membutuhkan budget dalam membuatnya,Besar budget memang tak terbatas, bisa besar bisa kecil.

Dengan membuat perkiraan badget, maka kita akan lebih tahu apa yang semestinya di lakukan dengan uang yang dimiliki. Produksi tanpa budget menyebabkan agenda-agenda tak dapat diprediksi.

Apalagi kalau uang yang tersedia tak mencukupi,bisa bisa film yang sedang dibuat tak selesai-selesai.

3. Meminta persetujuan pihak-pihak yang terlibat

Sebelum shooting dilaksanakan, ada bagusnya minta persetujuan tertulis dari pihak-pihak yang terlibat di dalam film, seperti artis, music director, artwork, sponsor atau siapa saja yang mau berkontribusi.

Sebab apabila memintanya ketikashooting diawali, karenanya penghindaran atau persoalan dari pihak-pihak hal yang demikian akan terasa susah untuk dipinta pertanggung jawabannya. Karenanya, Do it Now!

4. Buatlah film pendek yang memang pendek!

Penulis naskah dan sutradara seharusnya dapat memenuhi standar yang mengungkapkan bahwa sebuah film yang dibuat adalah film pendek.

Bertele-tele dalam penyajiannya akan membikin penonton bosan. Kalau itu film pendek, Maka durasinya harus pendek, meskipun memang sulit. Standar film pendek optimal berdurasi 30 menit.

5. Jika memakai aktor yang tidak professional, maka lakukan casting

Tak lepas kemungkinan film pendek dibintangi oleh aktris yang tak professional (amatir). Ini sih wajar-wajar saja. Apalagi mereka (mungkin) tak dibayar.

akan tetapi untuk memilih karakter-karakter pemain yang cocok, maka harus melakukan pemilihan peran (casting). Jangan memilih orang sembarangan apalagi casting baru akan dilaksanakan sebagian ketika memasuki shooting.

Baca Juga : 7 Hal Yang Perlu di Perhatikan Sebelum Meninggalkan Rumah Untuk Liburan.

6. Tata Suara Sebaik baiknya

Tata bunyi yang buruk pada kebanyakan film pendek (walaupun mempunyai konsep cerita menarik) menyebabkan tak nyaman ditonton.

Pakai perangkat penunjang tata suara seperti boom mic yang bisa di beli di toko gadget kamera yang terpercaya untuk menerima hasil yang bagus. Jika gak punya, beli atau pinjam aja.

7. Yakin OK ketika shooting, jangan mengandalkan post-production

saat ini seluruh film kebanyakan dilakukan dengan kamera digital. Karenanya tak susah untuk memeriksa apakah seluruh hasil shooting telah memenuhi persyaratan atau belum dengan memutarnya kembali.

Periksa seluruhnya, frame dialog, tata suara, pencahayaan atau apa saja. Apakah telah cocok dengan mutu yang diharapkan? Amat penting untuk memeriksa sesudah shooting, bukan pada saat paska produksi.

8. Hindari penggunaan zoom saat shooting

Kameraman yang bagus ialah yang dapat mengurangi zooming. Selain dapat dikerjakan dengan sebaik mungkin. Mendapat|Memperoleh gambar lebih dekat ke obyek amat bagus menerapkan dolly, camera glider atau lakukan cut and shoot.

9. Hindari penggunaan efek yang tak perlu

Sebuah film pendek banyak mengandalkan efek-efek seperti, mengawali film dengan alarm hitungan mundur (ringing alarm clock), transisi yang berlebihan seperti dissolves/wipe dan credit titles yang panjang.

Pikirkan dengan bagus, apakah hal-hal ini perlu ditampilkan atau tidak. Alternatif yang amat bijak jiks semua itu tidak berlebihan.

10. Hindari shooting malam di luar ruang

Suasana gelap merupakan musuh utama kamera (camcorder). Pengambilan gambar di luar ruang pada malam hari benar-benar memerlukan cahaya. Jika tak menerapkan lighting yang cukup mak alhasil akan jelek sekali.

Walaupun bisa menggunakan color correction pada saat editing, tapi pasti bisa menyebabkan noise dan kwalitas gambar menjadi drop. Paling bagus ialah mengubah skenario menjadi suasana siang hari.

itulah tips membuat film pendek,semoga bermanfaat dan jika anda ingin membuat film yang berlatar wisata anda bisa menghubungi Agen traveller terpercaya.

Baca Juga : 5 Tips Sebelum Membeli Smartphone Baru.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Lewat ke baris perkakas