Kata Cinta Itu Butuh Kesabaran Sekalipun Suasana Sendu


Kata Cinta Itu Butuh Kesabaran Sekalipun Suasana Sendu
Img by deviantart
Karena cinta tak selalu tentang bahagia, sebisa mungkin "aku" tak akan membuatmu terluka. Cmiiw. mungkin kata aku diganti kata kamu. jika ada orang yang mengatakan "Aku akan ada disampingmu sampai Mati" yaaa mungkin otak orang itu adalah suatu hal yang kelenik. klop klop gitu, kucar-kacir entah pikirannya seperti apa. mungkin bibirnya sudah komersial. 

walaupun gitu Cinta juga itu harus ada kontinu bukan cuman jalan bebarengan (istilah jaman sekarang Pdkt), udah jalan diajak pacaran, udah diajak pacaran diajak kawin lalu masuk kamar. gimana mau diajak kawin coba, diajak nyabar aja ogah. maka ibarat mahesa ber-mahardika semua punya jalan kebijaksanaan masing-masing. "kadang hati yang sering terbolak-balik punya takdirnya sendiri-sendiri".

Loh loh, jadi apa hubungannya dengan judul yang di atas? Kata Cinta Itu Butuh Kesabaran Sekalipun Suasana Sendu.

Pertanyaan yang bagus kopral. jadi gini. syahdan, Cinta itu letaknya di hati (ini namanya cinta beneran), kalau ada cinta yang letaknya di pikiran itu namanya nafsu yang kepengen nyari selangkangannya doang (ibarat lagunya jupe "belah duren"). makanya nih banyak orang yang salah pilih pasangan, niatnya milih baik malah milih yang awut-awutan sukanya manggut-manggut kayak anak metal. 

wah, dilurusin dulu nih jangan sampai tuan-tuan dan nyonya-nyonya sekalian lagi pada demoin aku-nya nanti. orang sabar mesti milih orang yang bisa diajak sabar. jadi kalau ada yang namanya bapak sabar maka harus nyarinya ibu sabar juga, begitu pula dengan papah sabar yang harus nyarinya mamah sabar juga. benar kan gue?

Jadi, jadi apa? kalau kalian lagi nyari pasangan hidup atau istilahnya pasangan manten, ya carilah yang baik bukan cari yang bergaya modis dompet tebal, giliran buka dompet isinya daun kakao, huahaha. tapi pada faktanya cewek sekarang pada nyarinya emang seperti itu, udah gitu keganjenan pula, tak ketinggalan cowok pun sudah ikut-ikutan jaman (orang ginian mesti di ruqyah nih). 

Nyari manten harus nyabar, nunggu hasil. sekalipun suasana sendu ya kudu tetap fikirkan hal ihwal mengenai persepakatan, jangan sampai dibuai nafsu ujung-ujungnya cerai. gak mau kan? walaupun emang suasan udah Menikam sanubari, hubungan sudah lama diperjalanan tapi tak manten-manten juga maka harus ada kesepakatan yang berarti, persepakatan juga harus punya Kemapanan fikiran. jangan kata sudah keburu usia nanggung maka manten juga dicepetin. ya bakal ngawur, malah seperti orang yang lagi kebelet kawin.

Kalau belum belum bisa di-mantenin, maka biarlah kalau kalian berjauhan dulu, diem-dieman, dan menuntut sabar. bukannya malah harus berdekat-dekatan, ingat kata pak ustad, berdekat-dekatan itu sama aja kalau lagi berdua-duaan, dan yang berdua-duaan itu selalu ada orang ketiga, orang ketiga itulah setan.
 
Tapi yaa, kalau emang sudah mantap doa, restu, batin, akal-fikiran, berlembar-lembar materi (jaman sekarang mesti wajib), maka jangan ditunda-tunda lagi, angkat pedang mu mas. angkat lagi, itu berarti kamu sudah siap buat nyoblos siapa yang tepat di hati mu. apalagi kalau si calon istri udah siap nyatuin fikiran buat persediaan gona-gini. yang tak melulu fikirin lelah-letih, kalau ada si calon yang selalu mikirin lelah-letih, itu pertanda si calon-mu lah yang belum siap. yang merek seperti itu mesti di bawa di sang makhdum. biar dapat pencerahan.


Jadi intinya Cinta itu bukan sekedar kata sahaja yang mesti dikatain pujangga keluar dari bibir manis tapi tak bisa dibuktiin di hati. mestinya harus cepat, rossi aja yang kalau menikung harus nurunin gas dan tarik ulur kopling biar nda jatuh. nah seperti itulah Cinta, butuh tarik ulur seperti kesabaran. 

makhfum ente?

Tulisan ini buat teman-ku yang dirundung sendu, kala sang pujaan tak mau dituntut sidang perkara kawin. Percayalah cinta itu butuh kesabaran bukan kecepatan, emang mau balapan ujung-ujungnya kena buntut.


Jika Anda Ingin Curhat Atau Punya Tulisan Yang Menarik Untuk Di Publish Di Website Ini, Silahkan Kirim Ke boys.madil@gmail.com

0 Response to "Kata Cinta Itu Butuh Kesabaran Sekalipun Suasana Sendu"

Posting Komentar