Tulang Rusuk Yang Tertukar, Ketika Kamu Merasa Bahwa Jodoh Nggak Kemana


Hmmm... Lagi masalah Cinta-cintaan, kapan sih situs ini gak membahas cinta-cintaan mulu, seakan-akan cinta-cintaan itu menjadi hal yang sangat lumrah, memang sih, dari judul terasa menggelikan ketika melihatnya tapi tak seguling-guling kelucuan seakan-akan kamu menangis ketawa-ketiwi rasanya, nggak gitu juga kaleeee, pernah dengar atau baca yang namanya Putri yang tertukar nggak, setidak-tidaknya kamu pasti pernah baca kan? Pastilah kamu pernah mendengarnya entah itu di TV, Radio atau di bibir manis semanis madu para penikmat, Penikmat sinetron yang tak berujung THE END alias tamat. Tapi gimana kalau kalian mendengar kata Tulang Rusuk Yang Tertukar. Hal yang lucu bukan?
Tulang Rusuk Yang Tertukar

Tulang Rusuk Yang Tertukar

Sebelum kalian menikmati karya tulis The Best Writing ini, sembari menikmati secangkir teh hangat. Maka dari itu mari kita gelar tikar tausyiah lagi. Yang jauh mendekat, yang mendekat merapat. Mari rapatkan barisan Anak Muda dan janganlah seperti brought up the rear. Duduk manis kita bincang-bincang. Eksyeen.

Layaknya manusia yang diterjang badai, Si Mr. M bukanlah manusia berwujud malaikat, si Mr. M pulalah yang juga membutuhkan dunia sebagai pendamping cinta saat rasakan galau. Hangat sih hangat di dalam kamar yang selalu mendengarkan musik sekaligus tamparan keras buatnya. Si tulang rusuk jualah yang selalu di damba-dambakan Si Mr. M seperti apa rupa dan rupawan kelak bersamanya. Selimut yang selalu dipakainya akan kelak menutupi mereka dalam paduan cinta warna sewarni pelangi ciptaan tuhan, bukan ngeres seperti apa yang dipikirkan sampeyan. Selimut yang dimaksud disini adalah kesiapan hati sanubari yang akan saling mencocokkan diri dalam komitmen yang gak mencari nyamannya doang (Baca: Ini Penjelasan Nyaman Membawa Petaka).

Walaupun menghadapi dengan hati tenang dan tak terperosok dalam lembah hitam dunia kelam. Kelak seperti apakah tulang rusuknya?. Atau malah menjadi Tulang Rusuk Yang Tertukar. What??? Sampeyan ngejek yah, mana ada gituan. Adanya Putri yang tertukar. Yo wislah mau gue jelasin maksudnya Tulang Rusuk Yang Ketukar?

Sini gue jelasin,

Ibaratnya sih gue bilang aja yah kalau tulang rusuk itu seperti Jodoh, jodoh yang selalu menemani hari-harimu, yang selalu merasa cocok dan makin sip chemistry masing-masing. Yang (lagi) berpadu rasa  dalam suka duka tiada hampa terasa dalam selimut rumah tangga yang samawa, yang (masih lagi) bisa  saling memberi rasa cinta suci sesuci hati manusia yang baru lahir, yang (masih juga lagi) terus memupuk rasa komitmen yang tinggi untuk tetap bersama walaupun jarak memanglah banyak yang terlalu jauh. Tapi bukanlah jarak di mata yang mampu memupuk komitmen tinggi melainkan hati, yang katanya jauh di Mata dekat di Hati, sekali ketemu di Mata ketemu di dekapan, ketemu pula di Ranjang. Sampeyan masih ngeres? Yo wis gue jelasin maksud sebenarnya.

Jadi gini yo mas bro dan mba’ bro. Ibarat kata jodoh nggak kemana. Lalu gimana kalau-kalau kalian ngelihat ada orang yang nggak kawin-kawin sampai kakek nenek pun nggak pernah ngerasain dekapan sang kekasih tercinta, bukan sekedar mengejek sampeyan yang masih belum nikah juga walaupun udah usia nanggung. It’s not impossible bayangan yang selalu kalian nanti-nantikan berujung tak dapatkan jodoh juga sampai kalian ngerasakan yang namanya keburu nafsu lantaran jodoh tak kunjung datang. Layaklah kalian mengambil mik sambil neriak sana-sini mencari jodoh yang kunjung ketemu pula. Pastinya sih kalian mampu untuk itu.

Mungkin jodoh kalian diambil orang kali, ataukah jodoh kalian udah nggak ada lagi di dunia ini?. Bisa sajakan? Melihat banyak di luar sana yang masih belum nikah juga hingga gigi dimakan usia.

Jodoh nggak akan kemana, pih, sinis yo. Maka tak pantaslah tayangan kata ini masih saja kita diamin. Jodoh emang nggak kemana-kemana, ya maksud emang jodoh para tetua dahulu yang udah nggak ngerasainnya mungkin kali udah di atas langit alias katanya jodohku masih menanti, menanti di langit yang mungkin usiamu masih panjang hingga jodohmu jenuh menanti disana, bisa aja disana jodohmu itu ngelirik malaikat bersayap ataupun tanpa sayap yang bersama mereka hebat. Hingga kamu berkata lagi jodohku diambil orang. Geli memang membayangkannya. Apalagi malaikatnya itu mampu memenuhi semua apa yang diinginkannya. Ataukah jodohmu itu diambil manusia lain yang lebih tampan darimu sakit hati berujung air mata, hingga kamu mengatakan ku tunggu jandamu ataukah ku tunggu duda mu. Cih, menggelikan. Maka mari anak muda kamu cari apa yang kamu inginkan bukan?.

Ditambah lagi bekalmu mungkin yang masih muda dan mampu berkarir sepanjang masa tak setutup usia lanjut. Lalu, gimana jika kalian akan betul-betul mencari pasanganmu yang masih tertinggal di dunia ini alias belum juga ketukar dengan orang lain. Mau tau? Yo wis gue kasi tau gimana menurut gue.

1. Jodoh mu tuh nggak pake menguji-menguji segala

Bisa saja kan, ketika kamu merasa bahwa the right person yang istilahnya adalah kekasih atau istri/suami bahwa doi lah yang menjadi tambatan hati yang sangat kamu idam-idamkan. Tapi gimana kalau kadang kamu pula sering menguji rasa cintamu kepada dia. please deh ah, emangnya sekolahan apa pake ujian segala. Jika kamu memang benar-benar cinta maka jangan ragukan cintamu dan jangan ragukan cintanya. Kamu bisa kok membaca tatapan mata dia apakah dia benar mencintai kamu. Nggak harus pake ujian segala.

2. Jodoh itu tau perasaannya untuk siapa

Ketika loe udah ngerasa bahwa doi memang the right person bagimu, maka kamu harus benar-benar jatuh cinta kepadanya walaupun jarak dan waktu tak bersama tapi mestikan kalian harus saling memahami. Maka dikatakan ketika seorang gadis/pria benar-benar jatuh cinta, perasaan itu sebenarnya nggak akan mudah berubah, dan bisa jadi nggak akan bisa berubah. Ya ya, gue tau, bukanlah saya ini so tau akan hal itu. Karena sebenarnya saya sendirilah yang pernah mengalaminya. Kitalah yang sebenarnya mengerti bagaimana perasaan kita masing-masing. Betul tidak?

3. Cintanya menuntunmu menjadi lebih baik

Cinta itulah yang menuntun kita menjadi lebih baik, bukan menjadi lebih buruk. Sejahat-jahat pria/wanita pasti akan mencari pasangan yang baik pula, karena apa, karena mereka pulalah yang ingin mendapatkan hidup yang lebih bermanfaat.

4. Jodoh membawamu pada pelaminan

Bukan jodoh namanya kalau tak bertujuan ke pelaminan, pelaminan yang menjadi saksi utama bahwasanya kalianlah yang menjadi pasangan yang paling bahagia di dunia ini. So, jangan pernah sia-siakan pasangan kalian jika benar-benar kalian mencintai. Sekalipun jarak entah itu tempat dan waktu memisahkan kalian (lagi-lagi) tapi yang pastinya kalian akan berkomitmen sungguh-sungguh untuk tetap bersama dan bukan hanya perasaan pribadi saja yang diutamakan.

Lagi-lagi cinta, emang sih, Cinta emang tak bisa diungkapkan dengan mudah, saking membuatmu terbayang tinggi, cinta membuatmu menjadi menjadi pria/wanita tangguh. Semakin lama kamu menjalani yang namanya cinta maka semakin lama pula ungkapan itu akan terungkap dengan benar dan pasti, semakin lama rajutan cinta itu datang maka semakin susah pula kamu akan melupakan yang namanya cinta itu. Carilah hidupmu menjadi lebih baik wahai kisanak. Lebih baik dan lebih baik lagi. Betuuuuul?

Demikianlah gelaran tausyiah ini berlanjut dan akhirnya selesai. Sampai jumpa lagi dilain waktu semoga hari-harimu menyenangkan anak manis.


Jika Anda Ingin Curhat Atau Punya Tulisan Yang Menarik Untuk Di Publish Di Website Ini, Silahkan Kirim Ke boys.madil@gmail.com

3 Responses to "Tulang Rusuk Yang Tertukar, Ketika Kamu Merasa Bahwa Jodoh Nggak Kemana"

  1. hihihi agak lucu ya judulnya, tapi masuk akal jg penjelasannya. nice mister

    BalasHapus
  2. mang jodoh mr m tertukar tah. haha
    jodoh kagak pake menguji cinta segala, betul tuh Mr, aku setuju. banyak pasangan yg make menguji segala.

    BalasHapus
  3. halo cika, mungkin kamu lah jodoh aku hahahahaha
    jngan smpai ketukar ya

    BalasHapus